SMAN 2 Garut Terapkan Pembelajaran Daring Selama Rehab Ruangan

SMAN 2 Garut mengumumkan bahwa kegiatan pembelajaran untuk kelas X dan XI akan dialihkan ke mode daring mulai minggu ini. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap rencana renovasi beberapa ruangan di sekolah tersebut. 

Kepala Sekolah SMAN 2 Garut, Bapak Rozak Mulyana, M.Pd, menyatakan bahwa perpindahan ke pembelajaran daring ini merupakan langkah strategis untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kegiatan renovasi.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi siswa kami. Dengan adanya renovasi ini, kami melihat bahwa pembelajaran daring merupakan solusi terbaik untuk sementara waktu," ujar Bapak Ahmad Rahman.

Untuk mendukung pembelajaran daring ini, SMAN 2 Garut akan menggunakan platform Learning Management System (LMS) Pijar Sekolah. Platform ini dipilih karena memiliki fitur-fitur yang mendukung kebutuhan pembelajaran jarak jauh, seperti video conference, penugasan online, dan diskusi kelompok.

Seluruh guru dan siswa telah diberi pelatihan singkat mengenai penggunaan LMS Pijar Sekolah agar dapat memanfaatkan semua fitur yang tersedia secara maksimal. Selain itu, sekolah juga akan menyediakan dukungan teknis bagi yang membutuhkan bantuan selama masa transisi ini.

"Pembelajaran daring bukanlah hal baru bagi kami. Selama pandemi, kami telah beradaptasi dengan metode ini. Namun, kali ini kami lebih siap dengan adanya LMS Pijar Sekolah yang lebih terstruktur dan interaktif," tambah Bapak Rozak.

Renovasi ruangan di SMAN 2 Garut diperkirakan akan berlangsung selama lima bulan. Selama periode ini, kegiatan akademik untuk kelas X dan XI akan sepenuhnya dilakukan secara daring dengan jadwal secara bergiliran setiap satu minggu sekali. Pihak sekolah berharap dengan adanya renovasi ini, fasilitas belajar akan semakin baik dan mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif di masa mendatang.

Para orang tua siswa diimbau untuk mendukung anak-anak mereka dalam mengikuti pembelajaran daring ini, memastikan mereka memiliki akses internet yang memadai dan ruang belajar yang kondusif di rumah.